Mendengkur?

Mendengkur atau dalam bahasa awam dikatakan mengorok (dalam bahasa medis diistilahkan OSA ; Obstructive Sleep Apnea), merupakan hal yang tidak menyenangkan, baik bagi penderita sendiri maupun orang yang mendengarnya.

“Snore or in common language was said “mengorok” (in Indonesian Language) (in medical language is named OSA; Obstructive Sleep Apnea), be a bitter pill, both for sufferer self also one who hear it.”

Hal tersebut disebabkan karena adanya hambatan / sumbatan aliran udara pada saat kita bernafas. Banyak faktor yang menyebabkannya, mulai dari daerah rongga hidung, rongga tenggorokkan, rongga mulut dan rongga kerongkongan / pernafasan.

“The mentioned is caused of obstacle / stoped air current at the (time) of we breathe. Many factors that causes it, begin from basal cavity region, gullet hole, mouth hole and gullet hole / respiration.”

Hambatan pada rongga hidung bisa disebabkan pembengkakan tulang hidung (konka), tulang hidung yang bengkok dan adanya polip hidung.

“Obstacle in basal cavity can be caused nose bone swelling (konka), crooked nose bone and nose adenoid existence.”

Sumbatan pada rongga tenggorokkan dan mulut dapat disebabkan adanya pembesaran amandel (adenoid dan tonsil), adanya kelainan pada langit-langit mulut (palatum dan uvula), penebalan dinding belakang tenggorokkan.

“Obstacle in gullet hole and mouth can be caused tonsil expansion existence (adenoids and tonsil), difference existence in palate (palatum and uvula), bordered gullet back wall.”

Hambatan pada rongga kerongkongan / pernafasan dapat disebabkan adanya kelainan pada anak lidah (epiglottis) dan adanya penyempitan di saluran nafas (trakea), kelebihan berat badan (obesitas) dapat juga menyempitkan saluran nafas bagian atas.

“Obstacle in gullet hole / respiration can be caused difference existence in uvula (epiglottis) and stricture existence at breath channel (trakea), body overweight (obesitas) can also menyempit part breath channel on.”

Akibat mendengkur yang berat, kondisi badan biasanya pada pagi hari kurang segar, lekas capek, mengantuk dan dapat juga mengganggu jantung/paru.

“Consequence snores heavy, body condition usually in morning less fresh, tired quick, sleepy and can also disturb heart/lungs.”

Untuk mengurangi mendengkur dapat dilakukan dengan tidur miring. Pengobatan mendengkur / mengorok ini, disesuaikan dengan penyebabnya, jadi harus diperiksa semua bagian yang dilalui udara pada waktu kita bernafas.

“To decrease to snore can be done with sleep sloping. Therapy snores, accustommed with the cause, so must be inspected all parts that passed when does we breathe air.”

Oke, that’s My Family problems..My Father always snore when he sleep.

Mungkin ini bisa membantu kalian yang punya masalah sama seperti gw. Just do it and prepare your problems, yet!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s