Pick order or Whatever??Lah

Adu gak tau dah kapan dimulai dan berkesudahan, hasil imbang yang diraih aja bisa jadi kekalahan di babak kedua. Apalagi tanpa strategi, kehidupan bagaikan sebuah lautan simfoni ada nada deru, nada geram, amarah, suka cita dan kesedihan berbaur jadi satu.

Tapi apa mungkin setelah sekian lama ada yang “order” kehidupan cuma buat satu kehidupan. Aslinya adalah kehidupan memang mahal semahal otak orang Indonesia yang katanya gak pernah dipake. Film 3idiots making Bollywood, menjelaskan pada kita kalau otak itu mesti digunakan. Bukan untuk diterjemahkan kedalam bungkus roti dan ditelan mentah-mentah ke dalam sanubari menjalar.

Memang gak selamanya hasil karya otak bisa diperjualbelikan, tapi ada saatnya hasil karya tersebut harus kita kumandangkan sama seperti Adzan. Cuma keluh kesah sih memang, tapi kalo dipikir-pikir “ini apa?” terus “itu apa?”. Ya, mending dijawab “Apa..yip..yip!!” #wuuussshhh terbang..

Dari Iklan Indomie sampai ke Bebelac star, semua menjelaskan keterkaitan antara otak dan susunan kata-kata (“LOH”). Cuma sebagai selingan pengantar demam dan flu pagi hari, bukan untuk memanjakan keringat tadi malam. Cuma ingin berbagi apa ada manusia yang suka membaca pagi hari atau dini hari. Cuma ilustrasi sedari dini sih, menghimbau untuk selalu menjawab soal dengan benar dan mengakatan “Aku siap..aku siap!!”

Gak nyambung yak, kan dibilang cuma mau kasih saran gunakan otak selagi mampu. Jangan cuma berangkat haji atau ingin menikah saja di siap-siapin, Ilmu juga mesti lah. Lagi ada kekosongan mending berbagi, walau gak ada artinya sih, tapi lumayan buat isi otak pagi hari daripada jalan kaki nguras keringat sama mata.

Sudah dulu perjumpaan kita sampai ketemu lain hari dan wassalam.

Sebut saja, “dia”

      “Sikapi semua kemalasan yang ada dengan kasih sayang”. Ini cuma buat orang kalah yang takut ditinggal mati cinta. Gue juga kurang jelas dengan adanya ini semua, tapi hal yang gue inget adalah sejalan dengan suka timbullah rasa cinta. Itu kata anak-anak sekolah, buat gue cinta dengan membaca buku dan menonton TV, itu hal yang paling menyenangkan ditambah lagi kalau tangan gak bisa diem dan buat puisi, mata dan teling terlatih untuk menonton berita di televisi.

      Untaian kasih sayang gue, berlabuh dipelaminan otak gue saat SMP. Disini saat gak terbayarnya kata-kata itu, untuk dia. Tapi ya gak apa-apalah gue juga paham dia cuma obsesi gue saat gue mau balik lagi belajar. Dia yang buat gue seneng untuk belanja dan belajar apa arti hati diotak gue. Dia yang buat ngerti dan paham ini loh namanya kasih sayang. Huft, seperti itulah yang gue rasain.

     Sebut saja, “dia” yang udeh ngelupain gue tentang dunia indah saat bermain. Ku Kejar Kau ku Terkam, Siapa lewat gue panjat. Ungkapan gue saat gue inget anak cerdas itu. Gue jadi begini karena dia. Gue bisa disini karena dia. Perkembangan otak gue terjadi karena dia. Dia adalah penyebab semua ini. Terima kasih “dia”…….

     “Tampar aku saat kau lewat”, duuh…kalo bisa keluar kata-kata itu. Kangen berat gue sama dia. Berharap dia jadi milik gue???gak mungkin… Kalah kelas dan level. Jauh… banget!!!!!!!! Kalau ada waktu yang terlewat itu bisa kembali gue mau balik kayak dulu. Inget banget cuma gara-gara tuh cewek gue semangat buat jadi sekelas dengan dia. Dan wooooommm… Kayak sulap!hari itu pun tercipta gue sekelas dong walau cuma 2 semester terakhir tapi lama banget rasanya sama dia. Walau gak sempet duduk sebangku, yang penting asik. hehehe..

      Gue gak pernah yang namanya pacaran karena itu gak penting buat gue. Pernah terbersit dan itu gak gue lakuin karena 1 hal yang gue gak mau, nyakitin perempuan dan buat dia bertanya karena gue anak sederhana. Modal gue cuma 1 dari dulu sampe sekarang OTAK. Dan kalau ada yang gak hargain itu, cuma cowok yang gak seneng gue punya banyak temen cewek ketimbang dia. Karena itu kharisma gue, bukti spesifik adalah jangan pernah pungkiri buku itu temen lu saat lu kesepian kawan.

      Bukan karena dia, tapi karena kemauan lu untuk berbuat yang lebih. Buat dia jadi obsesi pribadi untuk mencoba jatuhin dia dari tahta ranking dan buat dia nerima lu, kalau lu punya kharisma yang lain yaitu OTAK.  Buku itu tabir, jangan lupain itu. Oya, ada yang jarang gue baca dan itu jangan pernah terjadi sama kalian karena ini buruk untuk diteladani…Al-Qur’an jangan lupa baca “dia” karena teman lu saat “disana” adalah “dia”.

     Oke, stop sampai disini. Dia adalah wanita yang superior dan gak akan pernah ketemu lagi dalam mata gue. Ingetin gue dan berlanjut sampai disini sekarang ini. Bila ada saat untuk bertemu dia, gue mau dia tahu kalau gue masih simpen rasa buat dia.

Bicara Angan, Bicara Keyakinan.

      Setiap manusia pasti punya angan dan keyakinan. Apapun itu, pasti membawa kesan pribadi yang sangat mendalam buat diri manusia itu sendiri. Bicara angan, bicara keyakinan adalah yakin pada angan itu sendiri, angan akan membawa keyakinan pada keyakinan tersebut bahwa angan itu akan terwujud.

       Sebut saja gue yang punya segudang peluru kesuksesan yang siap diletuskan suatu saat nanti. Ini lanjutan dari cerita kemarin. <red-apa ya cerita kemarin?> Kematangan gue kalo kata orang-orang baru terasah disaat gue gak kenal buku. <red-loh,koq bisa?> Gue cuma kenal temen sebagai pembuka tabir masa depan gue pada saat itu.

        Bicara angan, itu ya bicara SD. Cuma bisa berkhayal jadi orang sukses dan gak punya visi-misi yang jelas. Aduuh.. suram. Gue SD itu pinter by book, kenapa bisa say gitu soalnya gue yang lakuin, hehehe. Sebab gue SD belum tau apa arti teman dan sampe rumah belajar <red-itupun dipaksa abis-abisan>. Tapi, gue seneng dengan keadaan yang mencapai semi militer seperti itu.

       Bicara keyakinan, itu disaat gue duduk di bangku SMP. Tapi, layaknya anak-anak pada umumnya gue cuma bisa yakin gue bisa berbuat dengan apa yang gue anggap benar. Contoh soal yang masih gue ikutin sampe sekarang adalah kata-kata dari seorang maestro sejati dilevelnya, guru gue pernah berkata, “Eksplor terus potensi diri dan jangan terpaku dengan soal yang saya berikan!”. Pada awalnya yang gue cuma terpaku dengan soal yang dia berikan, cuma bengong dan gak ngerti apa maksud dia. Cuma karna potensi otak pada saat itu yang setelah sarapan lagi bagus-bagusnya. (Oya, sarapan itu penting kawan, tanpa asupan gizi diawal hari, Otak jadi gak sehat.) Jadi, gue paksakan untuk buat soal sendiri, meyakinkan hati kalo gue juga bisa jadi apa yang maestro gue harapkan.

       Setiap manusia memang gak ada yang sempurna. Terjadi banyak kesalahan dalam pembuatan soal. Dan akhirnya gue kembali lagi ke buku. Buat jadi tandem dalam eksplor diri <red-spiiikkk). Kesalahan yang membuat kita jadi ngerti kenapa Sir Thomas A. Edison gak pernah nyerah, walau membuat banyak kesalahan sekalipun. Kegagalan memang suram, tapi gak sesuram karna gak mencobanya dari awal.

       Punya banyak angan dan yakin kalau bisa mengakhiri sebuah angan itu menjadi segudang kenyataan. Adalah sesuatu yang gak akan ada batas ruang dan waktu untuk melewatinya. Cuma sebagai pengingat, kawan. Berawal dari mimpi, kenyataan itu bisa terwujud. Jangan pernah malu atau takut untuk mencoba hal yang baru. Nikmatnya tuh Ajiiibb!! Jangan sombong, berbagi itu penting buat kelangsungan bersama. Manusia bukan makhluk Individu, tapi makhluk Sosial. Jadi,mulai dari sekarang berteman jangan milih-milih. Gak enak loh, pikir aja kalo kita makan milih-milih nanti juga kita yang bakal kelaparan sendiri.

        Bayangkan kalo lu ada di Hutan dan makanan tuh cuma itu aja dan itu adalah makanan yang paling gak mau lu makan. Mau mati kelaparan di hutan dan malah lu yang dimakan. Intinya itu Bos. Mau gak pinter?padahal temen samping lu yang notabene adalah musuh bebuyutan lu sejak kecil adalah orang yang tepat buat ngajarin lu. Milih gak bisa, atau paham akan hal yang dimengerti musuh bebuyutan lu itu? Hidup adalah sebuah keputusan dan sebuah pilihan. Salah dalam memilih keputusan, ya tanggung sendiri akibatnya.

Mulai dari sisi ini lah,Masa depan ku berawal

Berharap bintang jatuh gak jauh dari orbitnya, begitu kata Aristoteles atau keturunannya Achmad Arif Maulana. hehehe

Bukan cuma awal yang menentukan ke arah mana. Tapi juga tindakan, pikiran kita ke Masa yang akan datang. Yang akan mencoba membimbing kita sampai ke arah yang gak ada duanya. Cerita gue bukan cerita Cinderella atau juga Putri Diana. Tapi gue berkhayal jadi Newton atau juga Graham Bell atau malah Thomas Alfa Edison yang menemukan 1000 kegagalan dalam pembuatan lampu dan ternyata itu malah menjadikan dia si penemu terbanyak sepanjang masa. <red-HEBAT>

Continue reading

Jangkrik Predator!

Jangkrik prasejarah yang ditemukan di Brazil

VIVAnews – Sebuah fosil serangga predator dari zaman dinosaurus baru-baru ini ditemukan di lapisan kapur yang terletak di wilayah utara Brazil. Serangga ini adalah serangga karnivora pemakan daging yang berasal dari 100 juta tahun silam.

Nenek moyang jangkrik itu hidup di periode Cretaceous, sesaat sebelum superbenua Gondwana (superbenua yang mencakup benua Afrika, Amerika Selatan, Australia, India, Arab, dan Antartika saat ini) terpecah.

Seperti dikutip dari situs LiveScience, ia berasal dari genus Schizodactylus atau jangkrik berkaki miring. Genus Schizodactylus mencakup jangkrik yang ada saat ini, belalang, serta binatang bernama katydid.

“Nama ini mereka dapatkan sesuai dengan kaki yang mereka miliki yang membuat mereka bisa melenting dan menyokong tubuh mereka di habitat berpasir untuk memburu mangsa mereka,” kata Sam Heads, Ketua peneliti yang menemukan fosil ini.

Saat berburu, kata Heads, spesies ini sebenarnya tak menggunakan strategi khusus. Serangga bertubuh tambun ini keluar malam hari menyisir habitat mereka untuk mencari mangsa. “Mereka bisa bergerak dengan cepat bila diperlukan… dan mereka cukup rakus,” ujar Sam yang berasal dari University Illinois itu.

Setidaknya, ia memiliki perbedaan dengan jangkrik yang ada saat ini. Dengan panjang sekitar 6 cm dari kepala hingga ke bagian belakang tubuhnya, ia memiliki postur yang agak aneh.

Antenanya lebih panjang dari tubuhnya. Jangkrik ini juga memiliki sayap yang tergulung dan kaki yang tajam seperti sepatu salju. Menurut Heads, ini untuk mendukungnya tetap bisa menjejak di daerah berpasir.

Namun, jangkrik yang sangat agresif ini tak bisa terbang walaupun memiliki sayap. Sayapnya, kata Heads biasanya hanya bisa dimekarkan saat diperlukan. Secara umum, kata Heads, jangkrik ini tidak begitu banyak mengalami evolusi atau mengalami periode ‘evolutionary stasis’ selama paling tidak 100 juta tahun. (sj)

2000 Beasiswa Unggulan

KOMPAS.com – Setidaknya 2.000 calon mahasiswa unggulan dari seluruh Indonesia ditargetkan menerima beasiswa dari Program Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan Nasional tahun 2011. Apakah Anda salah satunya?

Program beasiswa yang sudah dijalankan oleh Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) sejak 2006 lalu itu ditujukan untuk calon mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang S-1 sampai S-3. Selain itu, kerja sama dengan berbagai pihak juga akan dilakukan agar dapat menjaring jumlah penerima beasiswa yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.

“Target 2011 yaitu sekitar 2.000 mahasiswa untuk mahasiswa baru, tapi melalui pola kerja sama dengan pihak lain memungkinkan sampai 2.500 mahasiswa jenjang S-1 sampai S-3,” kata Koordinator Program Beasiswa Unggulan Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Pendidikan Nasional AB Susanto, Selasa (25/01/2011) lalu.

Adapun, 5 sampai 10 persen dari total keseluruhan jumlah itu ditujukan untuk pelamar yang akan melanjutkan studinya ke luar negeri. Hanya, penerima Program Beasiswa Unggulan sampai saat ini masih berpusat di wilayah Pulau Jawa kendatipun sudah ada yang berasal dari luar Jawa seperti Ambon, Aceh, dan Kalimantan.

Diakui, hambatan menjaring mahasiswa di luar Pulau Jawa adalah soal persyaratan. Ada syarat IPK, TOEFL, atau kejuaraan, dan itu yang jarang sekali dipunyai oleh mahasiswa dari luar Jawa.

Namun demikian, usaha untuk mengundang lebih banyak mahasiswa dari luar Pulau Jawa, termasuk mahasiswa dari Indonesia bagian Timur tetap dilakukan. Dikti Kemdiknas akan bekerja sama dengan pihak-pihak ketiga. Artinya, pihak swasta yang nanti akan ditujukan ke mahasiswa yang ada di Indonesia bagian Timur seperti di Papua, NTT, Sulawesi, dan Maluku.

Sebagai catatan, seperti yang dituturkan AB Susanto, untuk mencapai target 2.000 sampai 2.500 mahasiswa baru tersebut sudah disiapkan anggaran sebesar Rp 127 Miliar. Hal itu agar ada kesempatan yang semakin luas bagi orang-orang yang memiliki prestasi unggul untuk bisa kuliah di dalam maupun luar negeri.

Selebihnya, diharapkan para alumni penerima beasiswa nantinya dapat membentuk jejaring. Dengan demikian, diharapkan dapat terjadi upaya saling tukar informasi, baik skil maupun pengalaman selama mendapatkan beasiswa unggulan tersebut.

Penulis: R.A. Khairun Nisa/Penerima Beasiswa Unggulan-Mahasiswa Magister Sains Psikologi UI

Dulu usang dan kini menjadi trade mark membanggakan!

Sejak kemenangan mencengangkan dari Malaysia di Piala AFF dengan skor kemenangan 5-1 untuk Indonesia.
Pakaian dan aksesoris TIMNAS yang dahulu hanya dibeli dan digunakan sebagian masyarakat Indonesia. Kini telah menjadi barang yang sulit untuk ditemukan.
Banyak orang dari mulai anak-anak sampai dewasa mencari semua hal “berbau” TIMNAS Indonesia.
Kebijakan naturalisasi yang diberikan oleh AFF, membawa dampak besar bagi Indonesia khususnya. Ini terbukti dengan hadirnya Eloco (panggilan akrab dari Christian Gonzalez) dan Irfan Bachdim, yang membawa dampak positif dari segi gaya dan akselerasi permainan Indonesia.
Dari situlah, sekarang banyak yang menaruhkan harapan dan mendukung TIMNAS Juara, bahkan sampai masuk Piala Dunia, Amin.
Dahulu yang semua itu hanya mimpi dan sekarang kita tinggal beberapa langkah lagi untuk meraihnya.
Semoga, trade mark yang dahulu “abal-abal” menjadi trade mark yang bisa memberikan semangat kepada seluruh rakyat Indonesia.
“GARUDA DI DADAKU”